Sabtu, 04 Oktober 2014

Mengatasi Loading lama

OK…singkat cerita, laptop itu Compaq C510 dengan spesifikasi saat beli Core 2 Duo T5870, 2 Gb Ram, 250 Gb HDD, 14.1” LCD, Intel GMA, WLAN, LAN, CAM, Modem, CR.
Laptop OK dan jika diinstall OS XP tidak membutuhkan perawatan dan jalur-jalur khusus. Install dan berhasil.
Sekali dihidupkan, lancar gak da masalah sampai desktop. Loading normal OS XP sekitar 30 detik lebih sedikit. Hanya saja saat mau logon agak lama. Setelah sampai desktop pun agak lama. Mungkin dikarenakan load aplikasi (KataMutiara, IDM, YM, NOD), load driver WLAN, LAN.
1.    Nah sementara, masuk microsoft configuration (msconfig) dan tidak di centang semua kecuali NOD. Kompie di restart. Setelah masuk desktop, dan nunggu beberapa saat, masuk explorer…..eeeeee sama saja. DI klik My Computer, sebelah kanan windows tidak muncul preview dan sebelah kiri tidak muncul tree windows explorer. Nah..,
2.    Om Bobo coba cek HDD. Start – run – cmd. Ketik chkdsk c: enter dan lihat hasilnya…OK tidak ada masalah. Begitupula dengan drive D dan E, langsung….,
3.    Pasti…….ini di namakan preview explorer. Nah langsung masuk Control Panel – Administrative tools – Services. Om Bobo cari service “Windows Image Acquisition (WIA)” dengan deskripsi “Provides image acquisition services for scanners and cameras” dan patch executable “C:\WINDOWS\system32\svchost.exe -k imgsvc”. Service ini Om Bobo disabled startup tipenya dan service status stop. Lalu restart. Setelah restart, loading lumayan dipercepat, masuk logon lebih baik 90% dari awal dan langsung Om bobo explorer…….yupz berhasil…jadi ini masalahnya.
4.    Tetapi untuk mencegah terjadi lagi dan untuk mengantisipasi preview seperti AVI crash, Om Bobo melakukan disable preview:
Start – run – cmd dan ketik:
regsvr32 /u shmedia.dll untuk mengembalikan /u tidak ditulis……
hal ini dilakukan agar windows tidak berusaha untuk mem-preview segala sesuatunya terutama preview file multimedia (video).

Nah..jadi hal sepertu belum tentu dikarenakan oleh virus, malware atau spyboot. Yang penting…kita harus bisa membedakan ciri-ciri kompie slowdown karena virus, malware dan kawan-kawannya dengan kesalahan sistem atau keerroran OS itu sendiri. Bila Antivirus berubah kelakuan atau warna bisa jadi karena virus tetapi konfirmasi apa yang kita dapat dari antivirus itu? apakah virus? Hilangnya komponen? Update yang diperlukan? ataukah Antivirus mendorong kita untuk update OS? Konfirmasi mudah tapi berharga……

Memperbaiki Hardisk yang tidak terdeteksi

OK kali ini kita akan membahas sedikit tentang ngoprek HDD. Bagi kawan2 yg gila OS pasti hampir semua OS dilahap.. mungkin ada sampe 7 (tujuh )OS bahkan mungkin lebih yg yg tertanam dalam HDD. alhasil karena sering di install, di format trus di install ulang bisa jadi HDD jadi error alias GAK DETECT SAMA SEKALI walaupun pake gparted. karena  HDD error maka OS gak akan running bahkan OS live CD pun akan error apabila kita paksakan loading di Laptop yg sedang mengalami error HDD. saya udah pernah nyoba untuk detect HDD yg error pakai :
1. HD Tune Hardisk Utility 
2. GParted 
3. HDD Low Level Format Tool 
4. Hirren Boot CD (mini windows option)
nggak satupun dari tools tersebut mampu mendetect HDD yg terpasang di Laptop.. eh malah loading OS live CD leletnya minta ampun. huft..jadi gimana donk..


OK saya punya solusi dan solusi ini merupakan opsi atau pilihan jadi bukan merupakan hal yg mutlak harus dipilih karena banyak kasus ditangani dengan cara yg berbeda. kalo kasusnya hampir sama kayak di atas kayaknya solusi di bawah ini bisa jadi bahan pertimbangan. check this out >>

Sebelum hal pertama dilakukan kawan2 perlu
 Hirren BOOT CD 15.2..jadi siapin HBCD 15.2 yg udah dibakar dalam CD ya.

Langkah pertama (Clear CMOS)
yg harus dilakukan adalah clear cmos..kenapa?? karena ketika kita memakai live cd untuk mendeteksi HDD yg error.. live cd berjalan sangat sangat lambat..karena gak sabar kita me-restart laptop dengan paksa dan mencoba mendeteksi HDD kita yg error dengan live cd yg lain dengan hardware yg sama atau dengan hardware portable atau mungkin dengan hardware portable yg lain (kalo tadi detect make USB-CD ROOM, mungkin skr kita mencoba memakai USB-ZIP) dan berharap OS tersebut bisa running dengan mulus. karena cmos sedang menyimpan informasi hardware sebelumnya maka dia akan terus mendeteksi keberadaan hardware tersebut. alhasil live cd pun macet alias error..hahahaha..ancor dah. OK jadi kesimpulan pertama clear cmos..caranya? kawan2 pasti tau caranya.

Langkah Kedua (DOS tool)
Masuk ke HBCD nya.. jadi boot HBCD trus pilih DOS tool..nah tunggul loading trus pilih HDD Erase 4.0.
masuk kesitu trus kalo keluar pilihan (y/n) pilihan aja “y” sampe keluar tulisan :

PO1 is none
PO2 is none
trus restart PC nya dengan menekan tombol restart di PC. kenapa kok di restart tiba2 ? tujuannya supaya filesystem dalam hard disk tidak terhapus. lah kalo rusak gimana? kalo ada kata2 “explore your brain maka perlu saya tambah “do with your own risk”. kan HDD nya sebelum langkah pertama dah rusak, skr kan kita lagi nyoba perbaiki .

Langkah Ketiga(linux parted magic)
Kalo tadi milih DOS freeware tool maka skr kita milih “linux parted magic” sebuah os live cd yang diciptakan untuk belah harddisk dan hal2 lain). tunggu ampe semua system os di simpan dalam RAM. kalo semua udah “DONE” maka cd akan eject secara otomatis dan kita siap menggunakan linux parted magic.

Kemudian cari yg namanya gparted dan kemudian cari HDD kawan2 yg tertera disitu (biasanya ada lambang tanda seru dalam kotak segitiga warna orange-kalo nggak salah). nah baru HDDnya di format ulang. pilih filesystem nya “NTFS”. karena langkah selanjutnya kita akan memasuki mini windows. kalo dah selesai baru komputer di shutdown tapi jangan di shutdown dengan paksa. pilih shutdown yang ada di OS.

 Langkah Terakhir (windows mini)
Hidupkan lagi Laptopnya.. trus pilih boot CDnya trus pilih opsi windows mini. tunggu sampe kelihatan windows kayak biasa. tunggu ampe “persen in progress” habes. nah skr HDD dah ke deteck lagi. kita menuju icon HBCD kmudian pilih Hard Disk Tools. trus liat disitu HDD Low Level Format Tool. nah format ulang HDD kawan2 biar sehat lagi. oya kalo lagi ngeformat jangan di apa2in..tunggu ampe selesai ya..mudah2an jadi..AMIN..kalo dah selesai, shutdown Laptopnya dengan shutdown normal. setelah itu tunggu barang 5 menit sampe semua hardware benar2 berhenti